Anestesiologi dan Reanimasi

Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUB
Ditulis pada 15 Juni 2015 , oleh angga

Lembaga Penjaminan Mutu

Pada Program Studi Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB :

Ketua

Nama   :           dr. Buyung Hartiyo Laksono, SpAn

NIP     :           19800620 201410 1 001

KATA PENGANTAR

Buku Kebijakan Akademik Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar ini disusun berdasarkan Buku Pedoman Akademik Universitas Brawijaya dan Buku Panduan Rumah Sakit dr.Saiful Anwar Surabaya. Ketentuan-ketentuan yang termuat didalamnya berisi ketentuan normatif yang disesuaikan dengan kondisi yang berlaku di Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar pada khususnya.

Buku Kebijakan Akademik merupakan salah satu dari tiga konsep pedoman akademik yang merupakan aspirasi dasar seluruh sivitas akademika dan mengarah dihasilkannya keluaran yang sesuai dengan visi, misi dan tujuan Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar. Kebijakan Akademik memuat arah kebijakan umum dan kebijakan bidang Pendidikan.

Kebijakan Akademik ini disusun dengan harapan dapat dijadikan panutan dalam merumuskan berbagai perencanaan kinerja akademik, program dan kegiatan di lingkungan Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar.

BAB I

KEBIJAKAN AKADEMIK

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA

PENGANTAR

Kebijakan Akademik Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar mengikuti kebijakan umum di Fakultas Kedokteran Unibraw dan Rumah Sakit dr.Saiful Anwar Malang. Sebagai bagian tak terpisahkan dari suatu sistem pendidikan nasional, di dalam lingkungan yang mengarah pada keterbukaan dan kemajuan tekhnologi, maka Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr.Saiful Anwar sebagai bagian dari Pelaksana proses kegiatan akademik dituntut untuk sanggup menciptakan lulusan berkualitas dan mampu turut serta dalam pemenuhan kebutuhan dokter spesialis anestesi yang berkualitas. Dalam rangka pemenuhan atas permintaan lulusan tersebut maka Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr.Saiful Anwar diharapkan sanggup merancang sistem pendidikan yang memfokuskan pada peningkatan kualitas berkelanjutan pada masukan, proses pendidikan dan keluaran. Model rancangan sistem pendidikan tersebut diterangkan dalam beberapa dokumen utama yang terdiri dari tiga konsep akademik, yaitu : a) Kebijakan Akademik, b) Peraturan Akademik, dan c) Standar Akademik. Ketiga konsep akademik ini disusun dengan didasarkan pada aspirasi seluruh civitas akademika dan dijadikan pedoman kegiatan akademik yang diharapkan sanggup menciptakan lulusan yang berkualitas. Kebijakan akademik merupakan dokumen yang berisi tentang segala kebijakan dalam ruang lingkup akademik yang dijadikan dasar dalam penyelenggaraan akademik. Peraturan akademik merupakan dokumen yang berisi peraturan-peraturan yang wajib ditaati oleh seluruh civitas akademik dalam penyelengaraan kegiatan pendidikan. Standar akademik merupakan dokumen yang memuat berbagai standar yang wajib dipenuhi dalam penyelenggaraan kegiatan akademik. Ketiga dokumen di atas merupakan panduan utama bagi penjaminan mutu dalam Program 2 Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr.Saiful Anwar. Melalui sistem penjaminan mutu ini disusunlah petunjuk teknis yang saling berkaitan, diantaranya: panduan mutu akademik, panduan prosedur audit, dokumen pendukung audit, dan spesifikasi program yang akan digunakan oleh Program Studi dalam rangka penjaminan mutu. Kebijakan akademik ini disusun dengan mengacu kepada visi, misi dan tujuan, dengan empat kata kunci, yaitu: kemandirian, keunggulan akademik, inovatif dan moral agama. Kebijakan akademik ini disusun berdasarkan paradigma baru pengelolaan pendidikan tinggi yang melibatkan unsur Relevance, Academic atmosphere, Internal management & Organization, Sustainability, Efficiency & Productivity dan Accessability & Equity serta Leadership & Commitment.

BAB II

ARAH KEBIJAKAN

2.1 Kebijakan Umum

Kebijakan umum meliputi visi, misi, dan tujuan Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr.Saiful Anwar, mengacu kepada kebijakan umum FK UNIBRAW & RSU dr.Saiful Anwar.

2.1.1. Visi Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar

Visi Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr.Saiful Anwar adalah Laboratorium/SMF Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB/RS Dr. Saiful Anwar menjadi institusi pendidikan dari salah satu cabang ilmu kedokteran yang terkemuka untuk menghasilkan sumber daya manusia bertaraf internasional dan berstandar global

2.1.2. Misi Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar

Untuk mencapai visi tersebut maka misi Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar adalah:

- Melaksanakan pendidikan dokter umum yang akan menghasilkan lulusan Dokter Umum yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar Anestesiologi dan Terapi Intensif yang dapat menunjang profesinya sebagai Dokter Umum

- Melaksanakan Program Pendidikan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Profesional yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan tehnik tinggi, bersikap etis dan empati dalam melaksanakan profesinya serta mampu bersaing dalam pasar kerja nasional dan regional

- Melakukan uji klinik dan penelitian Anestesiologi dan Terapi Intensif terapan yang akan menghasilkan temuan-temuan atau tehnik-tehnik baru yang akan diakui oleh masyarakat ilmiah nasional, regional bahkan internasional

- Melaksanakan pelayanan kesehatan dalam bidang Anestesiologi dan Terapi Intensif sesuai tuntutan perkembangan ilmu dan teknologi terkini yang bermanfaat bagi 4 masyarakat lokal dan nasional utamanya dibidang emergensi kritis dan penanggulangan nyeri.

2.1.3. Tujuan Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar

- Terciptanya dokter umum yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan dasar Anestesiologi dan Terapi Intensif yang dapat menunjang profesinya sebagai Dokter Umum

- Terciptanya lulusan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Profesional yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan tehnik tinggi, bersikap etis dan empati dalam melaksanakan profesinya serta mampu bersaing dalam pasar kerja regional, nasional dan internasional.

- Dihasilkannya temuan-temuan atau teknik-teknik baru yang diakui oleh masyarakat ilmiah regional, nasional bahkan internasional.

- Terlaksananya pelayanan kesehatan dalam bidang Anestesiologi dan Terapi Intensif sesuai tuntutan perkembangan ilmu dan tehnologi terkini yang bermanfaat bagi masyarakat lokal dan nasional utamanya dibidang emergensi kritis dan penanggulangan nyeri.

- Terciptanya Laboratorium/SMF Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB/RS Dr Saiful Anwar menjadi institusi pendidikan dari salah satu cabang ilmu kedokteran yang terkemuka untuk menghasilkan sumber daya manusia bertaraf Internasional dan berstandar global.

2.2 Kebijakan Bidang Pendidikan

Kebijakan penyelenggaraan aktivitas Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar mendukung kebijakan yang diambil oleh FK Universitas Brawijaya & RSU dr.Saiful Anwar yang meliputi:

1. peningkatan mutu PPDS yang diterima;

2. peningkatan mutu staf pengajar dan staf pendukung;

3. peningkatan mutu proses pendidikan;

4. peningkatan mutu manajemen akademik;

5. peningkatan mutu lulusan;

6. penjaminan mutu akademik dan manajemen akademik.

2.2.1 Kebijakan peningkatan mutu PPDS yang diterima

1. Menyusun peraturan dan prosedur penerimaan PPDS baru berdasarkan penilaian akademik calon    PPDS.

2. Menyebarluaskan informasi perihal kurikulum pendidikan yang ditawarkan.

3. Memfasilitasi segala bentuk kegiatan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka peningkatan mutu PPDS yang diterima

2.2.2 Kebijakan peningkatan mutu staf akademik dan staf pendukung

1. Menyusun peraturan dan prosedur penerimaan staf pengajar dan staf pendukung berdasarkan kompetensi, moral dan etika akademik.

2. Meningkatkan kualitas dan kuantitas staf pengajar dan staf pendukung sesuai kebutuhan dalam bidang ilmu, pendidikan dan pelayanan;

3. Mendorong dan memfasilitasi staf pengajar untuk mengembangkan ilmu dan keahliannya khususnya di bidang anestesi dan terapi intensif;

4. Mendorong dan memfasilitasi staf pengajar untuk meningkatkan kemampuannya di bidang anestesi serta terapi intensif;

5. Menerapkan sistem reward and punishment yang terkait dengan prestasi akademik dan kinerja baik dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat

6. Mendorong program penelitian dan pengabdian masyarakat yang mendukung peningkatan kualitas akademik.

2.2.3 Kebijakan peningkatan mutu proses pendidikan

2.2.3.1 Kurikulum

1. Mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) pada program studi Anestesi dan Terapi Intensif.

2. Mengevaluasi dan mengembangkan KBK sesuai tuntutan aspek relevansi.

2.2.3.2 Sumber pembelajaran

1. Meningkatkan fasilitas penunjang pembelajaran bagi peserta didik;

2. Meningkatkan dan mengembangkan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam pendidikan dan pembelajaran;

3. Melaksanakan kebijakan antar dan intra program studi dalam peningkatan pemanfaatan sumber daya;

4. Mendukung kebijakan antar dan intra program studi di Universitas Brawijaya-RSU dr.Saiful Anwar.

2.2.3.3. Proses pembelajaran

1. Mengembangkan proses pembelajaran yang mendorong profesionalisme dan kemandirian.

2. Mendorong dan memfasilitasi staf pengajar mengikuti program peningkatan kemampuan sebagai staf pengajar;

3. Optimalisasi jumlah staf pengajar dengan jumlah PPDS berdasarkan kebutuhan Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif;

4. Optimalisasi interaksi antara staf pengajar dengan peserta didik untuk mencegah kesenjangan masalah akademik dan non akademik;

5. Optimalisasi integrasi kegiatan pendidikan, kegiatan penelitian, dan pelayanan/pengabdian kepada masyarakat.

2.2.3.4 Peserta Didik

1. Mendorong berbagai kegiatan Peserta Didik yang memberikan kemampuan tambahan, selain kemampuan akademik.

2. Mendorong kegiatan yang meningkatkan kemampuan fisik dan mental peserta didik agar mampu meningkatkan prestasi akademik;

3. Mendorong dan memfasilitasi peserta didik untuk melakukan kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat;

4. Memfasilitasi perolehan beasiswa bagi peserta didik;

5. Memfasilitasi pengiriman peserta didik dalam acara berskala nasional dan internasional untuk meningkatkan wawasan.

2.2.3.5 Evaluasi proses pendidikan

1. Menerapkan sistem evaluasi proses pendidikan secara berkelanjutan;

2. Pengembangan sistem evaluasi proses pendidikan sesuai perkembangan teknologi pendidikan;

3. Memudahkan dokumen proses pendidikan dapat diakses oleh semua pihak yang membutuhkan;

2.2.4 Kebijakan peningkatan mutu manajemen akademik

1. Mendukung sistem manajemen pengelolaan akademik sehingga menjadi penyelenggara akademik bertaraf internasional;

2. Mendorong staf akademik dan staf pendukung dalam pengembangan kompetensi di bidang manajemen pengelolaan akademik;

3. Mendayagunakan sumber daya secara efisien;

4. Mengerjakan sistem pelaporan dan evaluasi secara periodik;

5. Pengembangan sistem informasi manajemen yang memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi;

6. Peningkatan kerjasama antara Program Studi dengan pihak lain yang saling menguntungkan.

2.2.5 Peningkatan mutu lulusan

1. Merumuskan visi, misi dan tujuan dalam meningkatkan kualitas lulusan dan proses pendidikan sejalan dengan visi dan misi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya-RSU dr.Saiful Anwar;

2. Memberlakukan sistem perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi dalam proses pendidikan;

3. Melakukan kegiatan studi banding dalam bidang mutu pendidikan dengan program studi sejenis dan berkualitas di tingkat nasional, regional maupun internasional;

4. Melakukan monitoring-evaluasi para lulusan saat bekerja

2.2.6 Penjaminan mutu akademik

1. Menerapkan strategi peningkatan mutu akademik melalui pelaksanaan evaluasi diri yang terintegrasi dan berkelanjutan;

2. Mendukung sistem penjaminan mutu akademik

3. Mengembangkan sistem standarisasi akademik dan sertifikasi berkelanjutan.

BAB III

PENUTUP

Melihat sangat luasnya cakupan kebijakan akademik Program Studi Anestesi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya – Rumah Sakit dr. Saiful Anwar Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, maka diperlukan penjabaran lebih lanjut mengenai kebijakan dalam bentuk dokumen pendukung misalnya berupa Peraturan Akademik Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Peraturan Akademik Program Studi dibawahnya, Standar Akademik, dan dokumen pendukung lainnya.