Ilmu Bedah

Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUB
Ditulis pada 27 Januari 2014 , oleh angga

Agar supaya tujuan Perencanaan Strategis dapat diukur dan diamati dengan standart, parameter dan indikator kerja yang jelas, tujuan-tujuan di atas mememerlukan penjabaran ke dalam Strategis yang ingin di capai dalam 5 tahun implementasi perencanaan atau menjadi dasar bagi tujuan-tujuan yang akan di capai selanjutnya. Untuk itu, sasaran Perencanaan Strategis dibagi dalam 3 kelompok utama yaitu :
1. Sasaran bidang Akademik
2. Sasaran bidang Manajemen
3. Sasaran bidang Kerjasama

Masing-masing sasaran akan diterjemahkan dalam uraian sebagai berikut :

1. Sasaran Bidang Aademik

A. Pendidikan
1. Adanya lulusan dokter spesialis bedah yang mampu bersaing di tingkat regional, nasional dan internasional. Kualitas lulusan mencerminkan kualitas program pendidikan dan kurikulum pendidikan yang diterapkan institusi dalam mencetak lulusannya. Kualitas lulusan dapat diukur dengan diterimanya lulusan dan penempatan lulusan pada posisi strategis dalam pemerintahan dibidang kesehatan dan institusi pelayanan kesehatan.
2. Tersusun dan terselenggaranya kurikulum yang dinamis dan memenuhi relevansi pendidikan kedokteran dan kesehatan terkini. Kualitas kurikulum diukur berdasarkan outcome pendidikan berupa pengakuan kompetensi oleh konsil kedokteran Indonesia sebagai representasi masyarakat.
3. Meningkatnya kuantitas dan kualitas dosen pengelola seluruh kurikulum program studi baik dalam hal mutu akademik maupun dalam mutu kependidikannya. Peningkatan kuantitas dosen diukur dengan ratio dosen : Peserta didik (residen) yang proporsional. Peningkatan mutu dosen diukur melalui peningkatan proporsi strata pedidikan akademik dan atau profesional serta pengakuan atas ketrampilan kependidikannya melalui sertifikasi dosen dan standar-standar internasional pengajar.
4. Meningkatnya mutu proses belajar mengajar program studi menyangkut mutu perancangan, pembelajaran, dan evaluasi hasil belajarnya. Mutu proses belajar mengajar diukur melalui kualitas output lulusan seperti indeks prestasi, jumlah lulusan, dan lama studi.

B. Penelitian
Meningkatnya jumlah dan mutu penelitian yang ditandai dengan meningkatnya pemanfaatan hasil-hasil penelitian tepat guna untuk diaplikasikan pada pendidikan dan pelayanan kepada masyarakat, meningkatnya karya ilmiah dan publikasi ilmiah pada tingkat nasional maupun internasional, serta meningkatnya perolehan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

C. Pengabdian kepada Masyarakat
1. Meningkatnya jumlah dan mutu pengabdian kepada masyarakat baik dalam pendidikan maupun pelayanan kepada masyarakat di bidang bedah dan kesehatan.
2. Menjadi pelopor pemberdayaan kader kesehatan desa dalam penanganan kedaruratan bedah tingkat dasar.

2. Sasaran Manajemen

A. Organisasi/ Kelembagaan
1. Tersusunnya struktur organisasi yang lebih otonom, efektif, efisien dan produktif yang dapat mewadahi penyelenggaraan fungsi program studi dengan optimal serta mampu mencapai standart mutu ISO.
2. Terselenggaranya fungsi-fungsi manajemen/ tata kelola yang sehat, terbuka, kondusif, transparan, memiliki pencitraan publik yang kuat, dan akuntabel.

B. Manajemen Finansial
1. Berkembangnya kemampuan pengelolaan anggaran berbasis kinerja.
2. Berkembangnya sistem finansial yang efisien disertai peningkatan kemampuan pendanaan mandiri.

C. Manajemen Sumber Daya Manusia
1. Meningkatnya Capacity Building dalam rangka penyehatan organisasi.
2. Terselenggaranya pola pengembangan Sumber Daya Manusia yang mengacu pada Merit-Based Recruitment dan Reward-Punishment yang terukur dengan jujur dan objektif berdasarkan standar kinerja yang baku.

D. Manajemen Infrastruktur
1. Terciptanya sistem pengembangan infrastruktur yang terpadu.
2. Meningkatnya kemepuan pencitraan publik dan terselenggaranya sistem informasi dan manajemen berbasis teknologi informasi.

E. Sasaran Kerjasama Institusional
1. Terciptanya kerjasama yang mampu dengan efektif mengoptimalkan networking dan resource sharing untuk pengembangan jejaring lahan belajar bagi seluruh peserta didik.
2. Berkembangnya kerjasama dan afilialisasi dalam dan luar negeri, dalam rangka peningkatan mutu, relevansi dan daya saing di bidang pengembangan institusi, pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat termasuk di dalamnya memperoleh donasi dalam pengembangannya.
3. Berkembangnya kerjasama luar negeri dalam rangka pencitraan publik secara internasional, pencapaian standart-standart internasional pendidikan, pengembangan cultural diversity sebagai bahan komunitas internasional (world citizen) dan pencapaian Institusi Pendidikan Orthopaedi dan Traumatologi berstandart Internasional khususnya di Asia.