Bedah

Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUB
Ditulis pada 27 January 2014 , oleh angga

AUDIT EKSTERNAL
Audit Eksternal Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah dilakukan oleh Kolegium Ilmu bedah bekerja sama dengan BAN PT pada tahun 2012 dengan Predikat Terakreditasi B.
Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah terakreditas B oleh Kolegium Ilmu Bedah Indonesia bekerja sama dengan BAN-PT (Akreditasi B berdasarkan SK Kolegium Ilmu Bedah Indonesia nomer )14/Kol.I.B/XII/2011).
AUDIT INTERNAL
Audit Internal Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis I Bedah dilakukan Gugus Jaminan Mutu (GJM) dan ditingkat Program Studi dilakukan oleh Unit Jaminan Mutu (UJM). Pelaksanaan penjaminan Mutu di tingkat Fakultas dilakukan melalui kegiatan Audit Internal Mutu (AIM).
Audit Internal Mutu (AIM) adalah pemeriksaan sistematik dan independen untuk mengetahui apakah implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) efektif dan sesuai perencanaan yang dilakukan oleh unit kerja di Universitas Brawijaya (UB). AIM di UB dilakukan untuk memeriksa kesesuaian antara standar mutu yang ditetapkan, dalam Sistem Manajemen Mutu (SMM) Akademik, Keuangan dan Administrasi dengan pelaksanaannya oleh unit kerja di UB.
Audit Internal Mutu (AIM) sangat bermanfaat untuk:
1. Membantu mengidentifikasi setiap ketidaksesuaian yang telah dan atau sedang terjadi, serta hal-hal yang kemudian hari mempunyai kecenderungan untuk menimbulkan masalah (terjadi ketidaksesuaian).
2. Menjamin kesesuaian sistem terdokumentasi terhadap persyaratan standar yang diacu.
3. Menjamin kesesuaian aktivitas yang diterapkan dengan sistem terdokumentasi.
4. Menjamin konsistensi penerapan sistem.
5. Memastikan keefektifan penerapan sistem.
6. Meningkatkan/mengembangkan sistem.
Hasil Audit Internal Mutu (AIM) untuk PS-PDS Bedah
Dilakukan proses Audit Internal Mutu (AIM) siklus ke 14 tahun 2015, siklus ke 15 tahun 2016, siklus 16 tahun 2017 di Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah diaudit oleh dua orang auditor internal, Di dapatkan beberapa temuan. Termuan-temuan tersebut sebagian besar berupa perbaikan dokumen mutu (isi dan format) dan kelengkapan data informasi di setiap menu yang ada website Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Bedah. Dari beberapa temuan tersebut sudah ada yang ditindaklanjuti dan ada yang masih dalam proses untuk penyelesaian atau perbaikan. Namun, ada pula temuan sulit untuk ditindaklanjuti seperti Kompetensi/Capaian pembelajaran yang mengacu pada KKNI.

 

AIM 1