Kardiologi

Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUB
Ditulis pada 27 Januari 2014 , oleh angga

PENANGGUNG JAWAB : DEKAN FKUB

KETUA : dr. Cholid Tri Tjahjono, M.Kes, SpJP

SEKRETARIS : dr. Heny Martini, SpJP(K)

ANGGOTA :

a. DOSEN

  1. dr. Pawik Supriadi, SpJP(K)
  2. dr. Sasmojo Widito, SpJP(K)
  3. Dr. M. Saifur Rohman, SpJP, PhD
  4. dr. Wursito, SpJP(K)

b. MAHASISWA

  1. dr. Indra Prasetya
  2. dr. Ikhwan Handi R
  3. dr. Mochammad Ali T
  4. dr. Mohammad Afies Sjughiarto

ADMINISTRASI :

  1. Desi Kafa Nila, SE
  2. Nova Ersianda, Amd
  3. Suffi Khustiningtyas, Amd

Kebijakan

Kebijakan penyelenggaraan aktivitas Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya meliputi :

a. Kebijakan peningkatan mutu peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler yang diterima

  • Menyusun perangkat peraturan dan prosedur penerimaan peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler baru berdasarkan prinsip kualitas akademik calon peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler, transparansi, dan akuntabilitas.
  • Meningkatkan penyebarluasan informasi tentang berbagai program studi yang ditawarkan.
  • Memfasilitasi berbagai kegiatan kerjasama dengan institusi lain dalam rangka image and performance building.
  • Meningkatkan aksesibilitas pada penjaringan calon peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler di tingkat nasional, regional dan internasional.

b. Kebijakan peningkatan mutu staf akademik dan staf pendukung

  • Menyusun peraturan dan prosedur penerimaan staf akademik dan staf pendukung berdasarkan prinsip kompetensi, transparansi, akuntabilitas, moral dan etika akademik.
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas staf akademik dan staf pendukung sesuai kajian kebutuhan dalam bidang ilmu, bidang pendidikan, dan bidang terkait.
  • Mendorong dan memfasilitasi staf akademik untuk mengembangkan ilmu dankeahliannya selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan dan kedokteran.
  • Mendorong dan memfasilitasi staf akademik untuk meningkatkan kemampuannya dalam teknologi pendidikan kesehatan dan kedokteran modern.
  • Menerapkan sistem reward and punishment yang terkait dengan prestasi akademik dan kinerja baik dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
  • Menyusun sistem reward untuk inovasi metode pembelajaran.
  • Menerapkan sistem reward and punishment yang terkait dengan kinerja staf Pendukung.
  • Mengembangkan program pembinaan staf akademik muda.
  • Mendorong terselenggaranya penelitian dan pengabdian masyarakat yang dapat mendukung peningkatan kualitas akademik.

c. Kebijakan peningkatan mutu proses pendidikan

1. Kurikulum

  • Mengimplementasikan kurikulum berbasis kompetensi (KBK) pada program studi pendidikan dokter dan mendorong implementasi KBK pada program studi lain.
  • Mengevaluasi dan mengembangkan KBK secara periodik sesuai dengan tuntutan aspek relevansi.
  • Mengimplementasikan dan mengembangkan metode pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada seluruh program studi.
  • Mengembangkan metode pembelajaran Evidence Based Learning (EBL) pada seluruh program studi.

2. Sumber pembelajaran

  • Meningkatkan fasilitas penunjang pembelajaran dan fasilitas ekstra kurikuler peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler.
  • Meningkatkan dan mengembangkan pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi dalam pendidikan dan pembelajaran.
  • Melaksanakan kebijakan resource sharing antar dan intra program studi dalam rangka meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya.
  • Mendukung kebijakan resource sharing antar dan intra fakultas.

3. Proses pembelajaran

  • Mengembangkan proses pembelajaran yang inovatif dan kemampuan komunikasi sehingga mampu mendorong sikap profesional, mandiri, dan etik dalam atmosfer akademis yang sehat.
  • Mendorong pengembangan program yang inovatif dalam proses pembelajaran.
  • Mendorong dan memfasilitasi staf akademik mengikuti program peningkatan kemampuan sebagai staf pengajar.
  • Mengoptimalkan rasio jumlah staf akademik dibanding jumlah peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler berdasarkan kebutuhan program studi pendidikan dokter dan program studi lain.
  • Mengoptimalkan interaksi antara staf akademik dengan peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler untuk mencegah adanya kesenjangan masalah akademik dan non akademik
  • Mendorong kompetisi akademik bagi staf akademik maupun peserta PPDS bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler.
  • Mendorong terciptanya atmosfer akademik dengan meningkatkan kualitas layanan unit pendukung pembelajaran dengan pendanaan yang memadai.
  • Mengoptimalkan integrasi kegiatan pendidikan, kegiatan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat untuk meningkatkan peran serta Fakultas Kedokteran Bagian Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler Fakultas Kedokteran UB dalam pembangunan nasional.

4. Evaluasi proses belajar-mengajar

  • Menerapkan sistem evaluasi proses belajar-mengajar berdasarkan prinsip akuntabilitas, validitas, konsistensi, keadilan, dan kepuasan pengguna lulusan.
  • Mengembangkan sistem evaluasi proses belajar-mengajar sesuai dengan perkembangan teknologi pendidikan.
  • Memastikan bahwa dokumen proses belajar-mengajar dapat diakses oleh pihak yang berkepentingan.

d. Kebijakan peningkatan mutu manajemen akademik

  • Mendukung sistem manajemen pengelolaan akademik sesuai dengan tata pamong perguruan tinggi (Good University Governance) sehingga menjadi penyelenggara akademik bertaraf internasional.
  • Mengoptimalkan hubungan kerja antara unsur pimpinan, staf akademik, dan staf pendukung.
  • Mendorong staf akademik dan staf pendukung untuk mengembangkan kompetensi di bidang manajemen pengelolaan akademik.
  • Meningkatkan manajemen pemanfaatan sumber daya secara efisien.
  • Mengimplementasikan sistem pelaporan hasil belajar secara periodik.
  • Mengembangkan sistem informasi manajemen yang memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi yang handal.
  • Mengusahakan pendanaan untuk mendukung peningkatan kualitas akademik.
  • Mendorong program studi untuk meningkatkan kerjasama dengan institusi lain, baik pemerintah maupun swasta dengan prinsip saling menguntungkan

e. Peningkatan mutu lulusan

  • Mewajibkan program studi untuk merumuskan visi, misi, tujuan dan spesifikasi program studi serta kompetensi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan dan proses pembelajaran sejalan dengan visi dan misi Bagian Fakultas Kedokteran.
  • Memberlakukan sistem monitoring-evaluasi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi proses belajar-mengajar.
  • Mendorong program studi untuk melakukan kegiatan baku mutu banding (benchmarking) dengan program studi sejenis dan berkualitas di tingkat nasional, regional maupun internasional.
  • Memfasilitasi program studi untuk melakukan monitoring-evaluasi lulusan di dunia kerja (tracer study).

f. Penjaminan mutu akademik dan manajemen akademik.

  • Menerapkan strategi peningkatan mutu akademik dan manajemen akademik melalui pelaksanaan evaluasi diri yang terintegrasi dan berkelanjutan.
  • Mendukung sistem penjaminan mutu akademik dan manajemen akademik.
  • Mengembangkan sistem standarisasi akademik dan sertifikasi berkelanjutan. program studi serta kompetensi dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan dan proses