Undergraduate and Profession Program

Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya
Written on 8 April 2020 , by ppds_admin , in category Announcements

AdobeStock_124602758-e1486755920453

I.     JADWAL SELEKSI PENERIMAAN PESERTA DIDIK PS PDS JALUR REGULER DAN  PROGRAM PENERIMAAN UTUSAN KHUSUS

Seleksi untuk Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis diselenggarakan 2 kali dalam satu tahun akademik dilakukan serempak untuk program regular dan program penerimaan utusan khusus (PPUK), periode pendaftaran adalah sebagai berikut:

1. Periode Januari

    • Pendaftaran diselenggarakan mulai 1 Juni s/d 31 Juli
    • Tes Seleksi dilaksanakan pada bulan September
    • Kegiatan Pra Pendidikan Dilaksanakan Bulan Oktober – Desember
    • Mulai Pendidikan Bulan Januari

2. Periode Juli

    • Pendaftaran diselenggarakan pada mulai 1 Desember dan 31 Januari (untuk periode Juli 2021 pendaftaran tanggal 4 – 29 Januari 2021)
    • Tes Seleksi dilaksanakan pada bulan Maret
    • Kegiatan Pra Pendidikan Dilaksanakan Bulan Oktober – Desember
    • Mulai Pendidikan Bulan Juli

3. Periode penerimaan sebagaimana disebutkan diatas bisa di tunda selama satu semester jika peserta PPUK mengikuti Program Pembimbingan Khsusus (PPK).

II.   JALUR PENERIMAAN

  1. Jalur Reguler adalah Jalur seleksi melalui Tes dengan mengutamakan kemampuan akademis yang baik, kesehatan fisik dan mental yang baik, serta memiliki kemampuan berbahasa inggris yang baik.
  2. Jalur Program Penerimaan Utusan Khusus selanjutnya disingkat PPUK adalah penerimaan calon peserta didik utusan Instansi Pemerintah pada Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis.

 III.  TAHAPAN & PROSES SELEKSI

Proses Pendaftaran dan Seleksi dilaksanakan serempak baik jalur regular maupun PPUK dengan prosedur sebagai berikut :

  1. Calon peserta login pada https://admisi.ub.ac.id menggunakan akun Gmail
  2. Gunakan alamat email Gmail yang benar dan valid untuk melakukan verifikasi email pendaftar;
  3. Login ke email Gmail dan lakukan verifikasi melalui link verifikasi pada email yang dikirim oleh Admisi UB. Setelah email terverifikasi, pendaftar dapat mulai melakukan proses pendaftaran;
  4. Pendaftar memilih Seleksi Kedokteran Spesialis, kemudian melakukan request KODE PEMBAYARAN;
  5. Proses pendaftaran mulai dari request kode bayar sampai dengan finalisasi dilaksanakan secara online melalui laman https://admisi.ub.ac.id. Jika ada permasalahan terkait pembayaran atau proses pendaftaran silahkan menghubungi ke haloselma.ub.ac.id
  6. Pertanyan terkait Persyaratan penerimaan silahkan menghubungi Hotline HP 081232887877, telepon (0341) 335 222 atau email ke tkpppds.fk@ub.ac.id.
  7. Apabila proses request berhasil, maka Anda akan memperoleh KODE PEMBAYARAN (13 digit);
  8. Biaya pendaftaran sebesar 500.000 (lima ratus ribu rupiah) disetor pada Bank BRI, Bank Mandiri atau Bank BNI seluruh Indonesia (semua kanal pembayaran) di seluruh Indonesia dengan menunjukkan KODE PEMBAYARAN;
  9. Proses pembayaran hanya dapat dilakukan pada jadwal pendaftaran saja. Biaya pendaftaran yang telah dibayarkan di bank tidak dapat ditarik kembali dengan alasan apapun. Harap mengikuti tata cara pembayaran sebagai berikut :
    A. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank BRI
    B. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank Mandiri
    C. Tata Cara Pembayaran Melalui Bank BNI
  10. Setelah pembayaran berhasil, peserta melakukan konfirmasi pembayaran pada laman https://admisi.ub.ac.id. Harap menggandakan (fotocopy) struk bukti bayar setidaknya 1 (satu) lembar sebagai bukti cadangan;
  11. Melakukan pendaftaran secara online dengan melengkapi data-data dan dokumen yang diperlukan melalui https://admisi.ub.ac.id
  12. Peserta yang lolos pemberkasan dan jadwal Tes Tahap II akan diumumkan di website ppds.fk.ub.ac.id pada pertengahan Februari untuk periode Juli dan pertengahan Agustus untuk periode Januari.
  13. Mengikuti Tes Tahap II (TOEFL, TPA, Tes Kesehatan dan Tes Psikologi-Psikiatri),
  14. Standar Kelulusan Tes Tahap II Adalah Sebagai Berikut :

    NO

    JENIS TES

    REGULER

    PPUK

    1 Tes Potensi Akademik (TPA)

    Minimal 500

    Minimal 475

    2 Tes TOEFL

    Minimal 475

    Minimal 450

    3 Tes Psikologi-Psikiatri
    1. Physical Quotient (PQ) minimal 50
    2. Intelligence Quotient (IQ) minimal 90
    3. Tidak boleh terdapat gambaran klinis berupa ganguan psikotik, ganguan bipolar, gangguan kepribadian ambang,  dan gangguan kepribadian antisosial. 
    4 Tes Kesehatan Fisik Tidak menderita penyakit yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain dan dapat menggangu proses pendidikan dan pelayanan.
  15. Perserta Peserta yang lolos Tes Tahap II dan jadwal Tes Tahap III akan diumumkan daki website ppds.fk.ub.ac.id.
  16. Mengikuti Tes Tahap III (Tes Tulis dan Wawancara) di masing-masing program studi.
  17. Pengumuman peserta yang diterima dan proses daftar ulang dilihat di website ppds.fk.ub.ac.id dan SELMA
  18. Peserta PPUK  wajib megikuti Program Pembimbingan Khusus (PPK) yang meliputi materi :

Materi umum :

    • kemampuan bahasa Inggris;
    • psikologi psikiatri; dan
    • komunikasi.

Materi khusus meliputi bimbingan pengembangan pengetahuan dan ketrampilan khusus sesuai program studi/peminatan.

18. PPK dilaksanakan pada

    • Bulan April s/d September untuk periode penerimaan Januari dan;
    • Bulan Oktober s/d Maret untuk periode penerimaan Juli.

IV.    PERSYARATAN UMUM JALUR REGULER dan PPUK

No

PERSYARATAN UMUM

REGULER

PPUK

1.

Surat Pemohonan/lamaran ke Dekan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Download contoh Lamaran PS PDS

Dibuat pribadi

Dibuat oleh instansi pengusul

2.

Calon peserta didik PPUK merupakan dokter Aparatur Sipil Negara yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai atau perjanjian kerja

Tidak Wajib

Wajib

3.

Umur Maximal pada saat pendidikan dimulai per tanggal 1 Juli untuk periode Juli dan tanggal 1 Januari untuk periode Januari;

35,00

40,00

4.

Peserta harus mempunyai nilai IPK minimal

2.75 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 3.00

2.50 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 2.75

5.

Akreditasi Fakultas Kedokteran sebagai mana disebutkan pada point (3) berdasarkan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang berlaku saat ijazah diterbitkan, keterangan Akreditasi Harus tercantum didalam Ijazah Dokter, Jika tidak tercantum harus menyerahkan Fotocopy Sertifikat Akreditasi;

Wajib

Wajib

6.

Surat Keterangan Pembiayaan bermaterai

Download Surat Keterangan Pembiayaan PS PDS

1.  Surat keterangan pembiayaan mandiri

2.  Bisa ditambahkan Surat pembiayaan dari sponsor atau instansi

Surat Pembiayaan  oleh Instansi Pemerintah yang dibuktikan dengan perjanjian pembiayaan dari Kepala Daerah, pejabat yang berwenang membuat komitmen atau pejabat dari Instansi Pemerintah;.

7.

Perjanjian antara peserta dengan daerah yang memuat pengabdian di Daerah pengirim atau Kementerian pengirim minimal satu kali masa studi.

Tidak Wajib

Wajib

8.

1.     Surat Tugas Belajar dari Bupati/Walikota/BKD bagi PNS / Surat Ijin mengikuti Tes dengan catatan akan diterbitkan Surat Tugas Belajar saat diterima;

2.     Surat Perintah / Surat Permohonan dari Dirjen Kuathan untuk TNI; dan

3.     Surat Ijin dari Mabes Polri untuk peserta Polri

4.     Surat Ijin Instansi bagi yang terikat dengan Instansi baik Intansi Pemerintah maupun Swasta (ada akibat hukum jika meninggalkan tugas tanpa izin)

Wajib jika sesuai kriteria

Wajib

9.

Surat Pernyataan persetujuan Suami/istri bagi yang sudah menikah atau Orang Tua bagi yang belum menikah.

Download Surat Persetujuan Suami, Istri dan Orangtua

Wajib

Wajib

10.

Lebih diutamakan yang mendapat Rekomendasi dari Organisasi profesi tentang kebutuhan tenaga spesialis dari perhimpunan/organisasi profesi spesialis masing-masing di daerah;

Opsional

Opsional

11.

Surat rekomendasi dari IDI setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan Malpraktek atau pelanggaran kode etik kedokteran

Wajib

Wajib

12

Surat Tanda Registrasi Dokter (STR) / bias diganti bukti telah mengurus STR dari Konsil Kedokteran Indonesia (STR Dokter Umum bukan STR Internship)

Wajib

Wajib

13.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Wajib

Wajib

14.

Sertifikat Nilai UKDI

Wajib

Wajib

15

Memiliki Asuransi Kesehatan (ASKES) atau Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat

Wajib

Wajib

 

V. PERSYARATAN KHUSUS REGULER :

(1)     Ilmu Penyakit Dalam

    1. Surat rekomendasi dari 2 staf Dosen/Senior Ilmu Penyakit Dalam tempat pendidikan dokter umum
    2. Surat pernyataan kembali ke daerah asal/daerah tempat tugas awal bagi calon PPDS yang sudah PNS atau ikatan dinas atau PPUK
    3. Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program  Studi Ilmu Penyakit Dalam FKUB. Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(2)     Ilmu Kesehatan Anak

    1. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter IKA tempat Pendidikan Dokter Umum (tidak wajib saat pandemi covid-19)
    2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah (tidak wajib saat pandemi covid-19)
    3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan (minimal 1 tahun, Internship dapat diperhitungkan)
    4. Nilai Tambah IKA
      1. Karya Ilmiah dalam bidang IKA
      2. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan)
      3. Diutamakan yang bersedia mengikuti Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS)

(3)     Radiologi

    1. Surat referensi dari 2 Staf Dosen /Senior Dokter Radiologi tempat pendidikan Dokter Umum
    2. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi Radiologi ataupun Prodi lain di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    3. Persyaratan khususnilai tambah Radiologi
      1. Karya Ilmiah
      2. Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan)
      3. Nilai baik untuk Radiologi : Ada Rekomendasi yang relevan berdasarkan prestasi

(4)   Jantung & Pembuluh Darah

    • Sertifikat ACLS (Status kadaluarsa diperbolehkan saat pandemi Covid-19)

(5)   Dermatologi dan Venereologi

    1. Mengisi daftar riwayat hidup Download Form Biodata
    2. Melampirkan sertifikat kegiatan ilmiah yang menunjang (tidak harus ada saat pandemi covid-19)
    3. Maksimal mendaftar 2 kali di prodi  Dermatologi dan Venereologi FKUB terhitung sampai dengan tahap wawancara Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(6)   Orthopedi & Traumatologi

    • Menyertakan bukti pendaftaran online dari Kolegium Orthopedi & Traumatologi Indonesia.

(7)   Urologi

    1. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) dan untuk Dokter Umum serta sertifikat seminar dan workshop di bidang Urologi
    2. Pada pandemi covid-19, jika belum ada penyelenggaraan pelatihan/sertifikasi/workshop peserta diperkenankan mengunakan bukti pendaftaran pelatihan/sertifikasi/workshop.
    3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di Prodi Urologi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain dimanapun di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain di seluruh Indonesia
    5. Bagi calon peserta didik wanita, menyertakan surat pernyataan bahwa tidak hamil dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang dan sanggup untuk tidak hamil pada tahun pertama pendidikan.
    6. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI)yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Provinsi

 (8)   Patologi Klinik

    1. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter PK tempat pendidikan Dokter Umum
    2. Sertifikat kegiatan ilmiah
    3. Surat Keterangan telah bekerja di instansi kesehatan (minimal 1 Tahun) diluar Internship
    4. Tidak menderita buta warna meskipun parsial
    5. Nilai baik untuk PK : ada rekomendasi yang relevan berdasarkan prestasi

(9)   Ilmu Bedah

    1. Surat keterangan penempatan setelah lulus dari Instansi / rumah sakit baik pemerintah / swasta (bermaterai)
    2. Surat Rekomendasi dari Dokter Bedah di RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan
    3. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) (tidak wajib saat pandemi covid-19)
    4. Hanya boleh dua kali mendaftar pada prodi Ilmu Bedah FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    5. Surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal 6 bulan (diluar internship)
    6. Bagi calon peserta wanita membuat surat pernyataan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan.

(10) Patologi Anatomi

    1. Tidak menderita buta warna meskipun parsial
    2. Rekomendasi 2 Staf Dosen /Senior Dokter Spesialis PA di tempat pendidikan dokter umum atau Senior Spesialis PA tempat akan bekerja nantinya
    3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di prodi Patologi Anatomi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Prodi Patologi Anatomi di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi apapun di seluruh Indonesia
    5. Nilai TambahPatologi Anatomi
      1. Sertifikat kegiatan ilmiah/bukti karya ilmiah bidang Patologi Anatomi
      2. Nilai minimal B untuk mata kuliah/blok yang mengandung Anatomi, Histologi dan Patologi Anatomi selama S1.

(11)   Mikrobiologi Klinik

    1. Mengisi Daftar Riwayat Hidup
    2. Tidak mengalami buta warna meskipun parsial
    3. Tidak ada batasan usia (setelah 5 tahun disesuaikan)
    4. UKDI tidak disyaratkan (setelah 5 tahun disesuaikan)

 (12)      Anestesiologi dan Terapi Intensif

    1. Minimal pernah mengikuti pelatihan PTC/BLS/ATLS/ACLS/FCCS dalam waktu tidak lebih dari lima tahun saat pendaftaran.
    2. Pada masa pandemi covid-19, sertifikat pelatihan sebagaimana disebutkan pada point 1 tidak wajib saat proses pendaftaran, tetapi wajib diikuti saat proses studi ppds.
    3. Surat Rekomendasi dari 2 orang dokter spesialis Anestesiologi dari asal tempat bekerja, kecuali daerah yang belum memiliki dokter spesialis anestesi dapat diganti dengan rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan atau pejabat yang berwenang di Daerah.
    4. Bersedia mengikuti program PGDS.
    5. Bagi calon peserta PS PDS perempuan yang sudah menikah harus didampingi suami saat proses tes wawancara dan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan.
    6. Maksimal dapat mendaftar tiga kali pada Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB.

(13)   Ilmu Kesehatan THT-KL

    1. Hanya boleh dua kali mendaftar di Prodi THT-KL FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    2. Mempunyai sertifikat kegiatan ilmiah THT (bukan online)
    3. NILAI TAMBAH
      1. Baru pertama kali tes (membuat surat pernyataan)
      2. Menyertakan surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal satu tahun (diluar program internship)
      3. Mempunyai karya ilmiah bidang THT-KL
      4. Pernah mengikuti workshop dalam bidang THT
      5. Nilai bidang THT saat pendidikan dokter umum
      6. Ada Instansi Kesehatan yang menerima setelah calon lulus THT dan lebih diutamakan mendapatkan beasiswa dari instansi tersebut
      7. Pernah mengikuti BSS (Basic Surgical Science) dan ATLS (Advance Trauma Life Support)

(14)    Obstetri-Ginekologi

(15)    Neurologi

    1. Maksimal 3x mendaftar di PS PDS Neurologi Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    2. Menandatangani surat kesediaan mengundurkan diri apabila melanggar etika & kesusilaan yang di tetapkan oleh komisi etik FKUB
    3. Tidak menggunakan media sosial kecuali atas ijin Ketua Program Studi (KPS) diluar kepentingan pelayanan & pendidikan selama masa studi.
    4. Berjanji tidak melakukan pelanggaran kode etik.
    5. Surat Referensi dari 1 Senior Neurologi tempat Pendidikan Dokter Umum.

(16)      Ilmu Kesehatan Mata

    1. Tes Kesehatan Mata yang dilaksanakan saat Seleksi Tahap III / Tes Tulis dan Wawancara
    2. Hanya diperbolehkan maksimal dua kali mendaftar pada Program  Studi Ilmu Kesehatan Mata FKUB Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

VI. PERSAYARATAN KHUSUS PPUK

Persyaratan Khusus sesuai dengan Program Studi meliputi:

(1)   Ilmu Penyakit Dalam

    1. Surat referensi dari 2 (dua) dosen IPD pada insitusi Pendidikan dokter (S1-Profesi);
    2. Hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) kali mendaftar pada PS PDS Ilmu Penyakit Dalam FKUB terhitung pada tahap pemberkasan Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(2)     Ilmu Kesehatan Anak

    1. Rekomendasi 2 (dua) dosen IKA tempat pendidikan dokter umum (S1-Profesi);. Untuk lulusan UB, rekomendasi dari Staf Dosen yang bukan sebagai Tim Seleksi Calon PPDS IKA FKUB;
    2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah diutamakan tentang IKA;
    3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan (minimal 1 Tahun);
    4. Nilai Tambah IKA:

a)  Karya Ilmiah/Penelitian dalam bidang IKA;

b)  Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan); dan

c) Diutamakan yang bersedia mengikuti Program Pendayagunaan Dokter Spesialis (PGDS).

(3)     Radiologi

    1. Surat Referensi dari 2 (dua) dosen Radiologi tempat Pendidikan Dokter Umum (S1-Profesi);
    2. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Program Studi Radiologi ataupun Prodi Lain di seluruh Indonesia (terhitung saat pemberkasan);
    3. Persyaratan khusus Nilai Tambah Radiologi:

a)  Karya Ilmiah;

b)  Penghargaan (Kegiatan di bidang kesehatan);

c) Mempunyai nilai minimal B untuk mata kuliah Radiologi

(4)     Jantung & Pembuluh Darah

    • Sertifikat ACLS (Status kadaluarsa diperbolehkan saat pandemi Covid-19)

(5)     Dermatologi dan Venereologi

    • Mengisi daftar riwayat hidup Download Form Biodata
    • Surat rekomendasi/izin dari senior Spesialis Kulit dan Kelamin yang bekerja di Rumah Sakit yang sama dan/atau di area kota/kabupaten yang sama (untuk PPUK);
    • Tidak sedang mendaftar/mengikuti seleksi PPDS di Institusi lain yang dibuktikan dengan surat pernyataan bermaterai;
    • Melampirkan sertifikat kegiatan ilmiah yang menunjang (tidak harus ada saat pandemi covid-19)
    • Hanya diperbolehkan maksimal mendaftar 2 (dua) kali di PS PDS Dermatologi dan Veneorologi FKUB terhitung sampai dengan tahap III (ujian tulis dan wawancara).  Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(6)     Orthopedi & Traumatologi.

    • Menyertakan bukti pendaftaran online dari Kolegium Orthopedi & Traumatologi Indonesia.

(7)     Urologi

    1. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) dan untuk Dokter Umum serta sertifikat seminar dan workshop di bidang Urologi
    2. Pada pandemi covid-19, jika belum ada penyelenggaraan pelatihan/sertifikasi/workshop peserta diperkenankan mengunakan bukti pendaftaran pelatihan/sertifikasi/workshop.
    3. Bagi calon peserta yang akan menjalani tes di Prodi Urologi hanya pernah satu kali mengikuti tes PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain dimanapun di seluruh Indonesia Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi Urologi ataupun Prodi lain di seluruh Indonesia
    5. Bagi calon peserta didik wanita, menyertakan surat pernyataan bahwa tidak hamil dibuktikan dengan pemeriksaan penunjang dan sanggup untuk tidak hamil pada tahun pertama pendidikan.
    6. Bagi Calon Peserta PPDS, Lulusan Program Studi S1 Pendidikan Dokter yang menggunakan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) harap melampirkan Surat Tanda Selesai Internship (STSI) yang diterbitkan oleh Komite Internship Dokter Indonesia (KIDI) Provinsi

(8)     Patologi Klinik

    1. Rekomendasi 2 (dua) Staf Dosen/ Senior Dokter PK tempat Pendidikan Dokter Umum;
    2. Sertifikat Kegiatan Ilmiah;
    3. Surat Keterangan telah bekerja di Instansi Kesehatan minimal 1 Tahun diluar Internship;
    4. Tidak menderita buta warna meskipun parsial; dan
    5. Mempunyai nilai minimal B untuk mata kuliah Patologi Klinik

(9)     Ilmu Bedah

    1. Surat keterangan penempatan setelah lulus dari Instansi / rumah sakit baik pemerintah / swasta (bermaterai)
    2. Surat Rekomendasi dari Dokter Bedah di RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan
    3. Sertifikat Advance Trauma Life Support (ATLS), Basic Surgical Science (BSS) (tidak wajib saat pandemi covid-19)
    4. Surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal 6 bulan (diluar internship)
    5. Bagi calon peserta wanita membuat surat pernyataan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan; dan
    6. Hanya diperbolehkan maksimal mendaftar 2 (dua) kali di PS PDS Ilmu Bedah FKUB. Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(10)      Patologi Anatomi

    1. Tidak menderita buta warna meskipun parsial
    2. Rekomendasi 2 (dua) dosen PA di tempat Pendidikan Dokter Umum atau Dokter Spesialis PA tempat akan bekerja nantinya;
    3. Hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) kali mendaftar pada Program Studi Patologi Anatomik seluruh senter pendidikan terhitung pada Tahap Pemberkasan. Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    4. Menyertakan surat penolakan bagi pelamar yang sudah pernah mendaftar sebelumnya dan belum diterima, atau surat pernyataan sudah pernah atau tidak pernah mendaftar PPDS di Prodi apapun di seluruh Indonesia
    5. Nilai Tambah Patologi Anatomi (khusus Reguler)

1)  Sertifikat kegiatan ilmiah/bukti karya ilmiah bidang Patologi Anatomi

2)  Nilai minimal B untuk mata kuliah/blok yang mengandung Anatomi, Histologi dan Patologi Anatomi selama S1.

(11)      Mikrobiologi Klinik

    1. Mengisi Daftar Riwayat Hidup;
    2. Tidak mengalami buta warna meskipun parsial;
    3. Tidak ada Batasan usia (setelah 5 tahun disesuaikan);
    4. UKDI tidak disyaratkan (setelah 5 tahun disesuaikan); dan
    5. Bagi calon PPDS perempuan yang sudah menikah, diminta membuat surat pernyataan bersedia tidak hamil pada tahun pertama pendidikan.

(12)      Anestesiologi dan Terapi Intensif

    1. Minimal pernah mengikuti pelatihan PTC/BLS/ATLS/ACLS/FCCS dalam waktu tidak lebih dari lima tahun saat pendaftaran;
    2. Surat Rekomendasi dari 2 (dua) orang dokter spesialis Anestesiologi dari asal tempat bekerja, kecuali daerah yang belum memiliki dokter spesialis anestesi dapat diganti dengan rekomendasi dari Kepala Dinas Kesehatan atau pejabat yang berwenang di Daerah;
    3. Bersedia mengikuti program PGDS yang dibuktikan dengan surat penyataan bermaterai;
    4. Bagi calon peserta PS PDS perempuan yang sudah menikah harus didampingi suami saat proses tes wawancara dan bersedia untuk tidak hamil pada satu tahun pertama pendidikan;
    5. Hanya diperbolehkan maksimal 3 (tiga) kali mendaftar pada Prodi Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB; dan Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi
    6. Wajib mengikuti arahan tempat tugas setelah lulus pendidikan di PS PDS Anestesiologi dan Terapi Intensif FKUB yang dibuktikan dengan surat penyataan bermaterai.

(13)      Ilmu Kesehatan THT-KL

    1. Mempunyai sertifikat kegiatan ilmiah THT (bukan online);
    2. Nilai tambah Kesehatan Telinga, Hidung, Tenggorok, Bedah Kepala Leher:

a.Baru pertama kali tes (membuat surat pernyataan);
b.Menyertakan surat keterangan telah bekerja di instansi kesehatan minimal satu tahun (diluar program internship);
c.Mempunyai karya ilmiah bidang THT-KL;
d.Pernah mengikuti workshop dalam bidang THT;
e.Nilai bidang THT saat pendidikan dokter umum;
f.Ada Instansi Kesehatan yang menerima setelah calon lulus THT dan lebih diutamakan mendapatkan beasiswa dari instansi tersebut; dan
g.Pernah mengikuti BSS (Basic Surgical Science) dan ATLS (Advance Trauma Life Support).

   3. Hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) kali mendaftar pada Program Studi THT-KL FKUB terhitung pada Tahap III (Tes Tulis dan Wawancara). Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(14)      Obstetri-Ginekologi

(15)      Neurologi

    1. Surat Referensi dari 1 Senior Neurologi tempat Pendidikan Dokter Umum, dan
    2. Hanya diperbolehkan maksimal 3 (Tiga) kali mendaftar pada PS PDS Neurologi FKUB terhitung pada Tahap III (Tes Tulis dan Wawancara). Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleksi

(16)      Ilmu Kesehatan Mata

    1. Surat Rekomendasi dari Dokter Spesialis Mata daerah tempat bekerja, atau rekomendasi dari Direktur RS yang mengeluarkan surat keterangan penempatan;
    2. Surat pernyataan bermaterai bahwa sudah pernah atau belum pernah mendaftar PPDS di Program Studi apapun di seluruh Indonesia; dan
    3. Hanya diperbolehkan maksimal 2 (dua) kali mendaftar di PS PDS Ilmu Kesehatan Mata FKUB terhitung pada Tahap III (Tulis dan Wawancara).  Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleks

 (17)      Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi

    1. Surat rekomendasi dari Direkstur RS setempat;
    2. Melampirkan sertifikat kegiatan acara ws/ course/ seminar/ webinar pulmonologi dan kedokteran respirasi; dan
    3. Hanya diperbolehkan mendaftar maksimal 2 (dua) kali pada PS PDS Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi FKUB. Download Pernyataan Pernah mengikuti Seleks

 (18)      Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi Medik

    1. Rekomendasi dari Ketua Cabang Perdosri setempat atau wilayah Cabang Perdosri terdekat
    2. Melampirkan sertifikat kegiatan ilmiah yang diselenggarakan oleh Perdosri; dan
    3. Melampirkan surat pernyataan/keterangan telah bekerja didaerah setempat minimal 3 tahun.

PROGRAM PENERIMAAN UTUSAN KHUSUS

Print

Print

admin.

No

PERSYARATAN UMUM

REGULER

PPUK

1.

Surat Pemohonan/lamaran ke Dekan untuk mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis

Download contoh Lamaran PS PDS

Dibuat pribadi

Dibuat oleh instansi pengusul

2.

Calon peserta didik PPUK merupakan dokter Aparatur Sipil Negara yang dibuktikan dengan Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai atau perjanjian kerja

Tidak Wajib

Wajib

3.

Umur Maximal pada saat pendidikan dimulai per tanggal 1 Juli untuk periode Juli dan tanggal 1 Januari untuk periode Januari;

35,00

40,00

4.

Peserta harus mempunyai nilai IPK minimal

2.75 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 3.00

2.50 untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi A, sedangkan untuk Fakultas Kedokteran dengan akreditasi B harus mempunyai nilai IPK minimal 2.75

5.

Akreditasi Fakultas Kedokteran sebagai mana disebutkan pada point (3) berdasarkan Akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) yang berlaku saat ijazah diterbitkan, keterangan Akreditasi Harus tercantum didalam Ijazah Dokter, Jika tidak tercantum harus menyerahkan Fotocopy Sertifikat Akreditasi;

Wajib

Wajib

6.

Surat Keterangan Pembiayaan bermaterai

Download Surat Keterangan Pembiayaan PS PDS

1.  Surat keterangan pembiayaan mandiri

2.  Bisa ditambahkan Surat pembiayaan dari sponsor atau instansi

Surat Pembiayaan  oleh Instansi Pemerintah yang dibuktikan dengan perjanjian pembiayaan dari Kepala Daerah, pejabat yang berwenang membuat komitmen atau pejabat dari Instansi Pemerintah;.

7.

Perjanjian antara peserta dengan daerah yang memuat pengabdian di Daerah pengirim atau Kementerian pengirim minimal satu kali masa studi.

Tidak Wajib

Wajib

8.

1.     Surat Tugas Belajar dari Bupati/Walikota/BKD bagi PNS / Surat Ijin mengikuti Tes dengan catatan akan diterbitkan Surat Tugas Belajar saat diterima;

2.     Surat Perintah / Surat Permohonan dari Dirjen Kuathan untuk TNI; dan

3.     Surat Ijin dari Mabes Polri untuk peserta Polri

4.     Surat Ijin Instansi bagi yang terikat dengan Instansi baik Intansi Pemerintah maupun Swasta (ada akibat hukum jika meninggalkan tugas tanpa izin)

Wajib jika sesuai kriteria

Wajib

9.

Surat Pernyataan persetujuan Suami/istri bagi yang sudah menikah atau Orang Tua bagi yang belum menikah.

Download Surat Persetujuan Suami, Istri dan Orangtua

Wajib

Wajib

10.

Lebih diutamakan yang mendapat Rekomendasi dari Organisasi profesi tentang kebutuhan tenaga spesialis dari perhimpunan/organisasi profesi spesialis masing-masing di daerah;

Opsional

Opsional

11.

Surat rekomendasi dari IDI setempat yang menyatakan tidak pernah melakukan Malpraktek atau pelanggaran kode etik kedokteran

Wajib

Wajib

12

Surat Tanda Registrasi Dokter (STR) / bias diganti bukti telah mengurus STR dari Konsil Kedokteran Indonesia (STR Dokter Umum bukan STR Internship)

Wajib

Wajib

13.

Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Wajib

Wajib

14.

Sertifikat Nilai UKDI

Wajib

Wajib

15

Memiliki Asuransi Kesehatan (ASKES) atau Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat

Wajib

Wajib