Patologi Anatomi

Program Pendidikan Dokter Spesialis FKUB
Ditulis pada 6 September 2016 , oleh angga

SEJARAH

Perintisan pendirian Program Studi Spesialis Patologi Anatomi di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya sebenarnya telah diawali sejak tahun 1983, pada saat tersebut Laboratorium Patologi Anatomi telah divisitasi oleh beberapa pengajar dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga antara lain Almarhum Prof. Dr. Rahmat Santoso. Sp.PA(K) dan dinyatakan mampu mendidik calon Sp.PA semester I sampai dengan IV. Sejak saat itu sampai tahun 2000 Laboratorium Patologi Anatomi FKUB selalu melakukan pendidikan pendahuluan pada Staf Calon Spesialis Patologi Anatomi yang akan menjadi Staf Pengajar di Laboratorium Patologi Anatomi FKUB dan kemudian dikirim ke Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga untuk menyelesaikan tahap lanjutan dari pendidikannya selama 3 sampai 4 semester.

Selanjutnya pada tahun 2010 dilakukan usaha untuk meresmikan perintisan Program Studi Spesialis Patologi Anatomi yang diawali dengan visitasi Kolegium Perhimpinan Spesialis Patologi Anatomi Indonesia pada tanggal 29 Maret 2010. Hasil visitasi Kolegium menyatakan bahwa Laboratorium Patologi Anatomi FKUB telah dapat menerima 2 PPDS Patologi Anatomi per semester dengan Bapak Angkat Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Berdasarkan keputusan Kolegium tersebut maka dibuatlah MOU kerjasama FKUB dengan FK Universitas Diponegoro No.2865A/H7.3.4/KS/2010 dan No.7484/H10.7/PM3/2010 dalam pendirian Program Studi PPDS I Patologi Anatomi FKUB pada tanggal 17 September 2010. Dari hasil visitasi dan kunjungan pembinaan Bapak Angkat, maka disimpulkan salah satu syarat yang harus segera terpenuhi adalah adanya 3 konsultan. Untuk itu Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya saat ini telah memiliki 2 Konsultan Patologi Anatomi yaitu untuk Bidang Muskuloskeletal, dan Sitologi sedangkan yang dalam proses pengajuan konsultan ada 2 orang dalam Bidang Dermatologi dan Uropatologi.

Setelah kunjungan pembinaan tahap dua pada bulan Desember 2012 maka Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro sebagai bapak angkat menyatakan bahwa masa pembinaan telah mencukupi. Untuk itu dengan surat No.514/IAPI/Kol/XII/2012 tanggal 17 Desember 2012 Kolegium Patologi Indonesia telah merekomendasi berdirinya Program Studi Patologi Anatomik di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

    Selanjutnya Visitasi Tim Konsil Kedokteran Indonesia dilaksanakan berdasarkan SK No:KD. 02.02/01/KKI/III/1020/2014 tertanggal 3 Maret 2014 tentang pembentukan Tim visitasi Penilaian Kelayakan Pembukaan Program Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi Pada Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya dilaksanakan pada hari Kamis sampai dengan Sabtu tanggal 6-8 Maret 2014 dan Program Studi Patologi Anatomi dianggap telah layak dan Sebelum Ijin dari Dikti ada dapat mulai mendidik Staf Laboratorium Patologi Anatomi FKUB yang masih S1 dengan cara didaftarkan sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, mengikuti tes dan Pradik di FK Undip. Kemudian menempuh seluruh pendidikannya di Malang namun setiap akan Ujian Nasional (3x) dikirim ke Lab. PA FK Undip untuk diuji karena dipandang Lab PA FKUB masih belum berpengalaman dalam menguji PPDS.

    Visitasi Tim Ditjen Dikti dilaksanakan berdasarkan Surat dari Ditjen Dikti No. 4517/E2.2/KL/2015 tanggal 15 Juni 2015 perihal Visitasi usulan Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis pada Universitas Brawijaya Malang. Dari hasil Visitasi tersebut pada tanggal 03 Februari 2016 Kementerian Riset, Tekhnologi dan Pendidikan Tinggi mengeluarkan Surat Ijin Operasional Pendirian Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Anatomi Universitas Brawijaya Malang dengan No Ijin pendirian Nomor. 69/KPT/I/2016.